đź“– Membaca

Yerusalem kita adalah orang-orang yang kita jumpai dalam keseharian kita. Untuk membantu kita bertumbuh dalam kesadaran bahwa Tuhan ingin memakai kita setiap hari untuk memberkati orang-orang di dalam kehidupan kita, kita akan mempraktikkan Lingkaran Yerusalem.

Lingkaran Yerusalem adalah kelompok kecil berisi orang-orang yang berfokus untuk saling bertanya tentang bagaimana Tuhan memakai mereka dalam kehidupan sehari-hari. Ini berarti bertumbuh menuju praktik tetap menciptakan ruang aman untuk bertanya, mendengarkan, merayakan, dan belajar dari pengalaman satu sama lain dalam Pelayanan Yerusalem. 

Waktu: 40-60 menit, tergantung pada jumlah orang dalam kelompok 

Langkah demi langkah:

  1. Ceritakan kepada semua orang apa itu misi Yerusalem, yaitu orang-orang yang sudah ada di dalam kehidupan kita. Bagaimana Tuhan ingin memakai kita setiap hari untuk mengasihi, memberkati, dan melayani orang-orang yang secara rutin berjumpa dengan kita?
  2. Bagilah orang-orang menjadi kelompok-kelompok kecil. Tergantung pada durasi waktu yang Anda rencanakan, kelompok ini dapat berisi 3-7 orang. Rekomendasi: Tunjuk seseorang yang telah mendapat instruksi tentang visi dalam waktu kelompok ini untuk menjadi fasilitator kelompok. Dorong setiap orang untuk ikut bercerita, meski singkat. Berikan komentar pengingat baik untuk orang yang terlalu banyak bercerita maupun yang terlalu sedikit bercerita, karena sebagian orang mencerna informasi secara verbal, sementara sebagian lainnya secara internal. Anda dapat menyarankan agar mereka yang merasa ingin bercerita banyak bercerita satu kali, sambil di sisi lain secara pribadi mengundang mereka yang biasa mencerna secara internal untuk bercerita tentang hal yang selama ini sedang mereka pikirkan. 
  3. Setiap orang dalam kelompok menjawab pertanyaan yang sama. Apa yang sedang terjadi dalam misi “Yerusalem” pribadi Anda? Mungkin ini adalah percakapan yang baru bagi banyak orang, maka izinkan semua kelompok untuk tidak tergesa-gesa dalam mencari siapa saja dan apa saja arti misi Yerusalem ini dalam kehidupan mereka masing-masing. Rekomendasi: Setiap orang dapat mencatat sendiri siapa yang perlu mereka layani dan bagaimana mereka akan melayani.  
  4. Tujuannya adalah bertumbuh dalam kesadaran kita. Kita tidak perlu membatasi cerita hanya tentang pengalaman saat berbicara langsung tentang Yesus dengan seseorang; kita juga dapat menceritakan bagaimana kita sungguh-sungguh bertumbuh dalam menunjukkan kasih Tuhan kepada sesama melalui melayani, menguatkan, dan memberkati mereka. Setiap orang harus bebas untuk saling bertanya tentang pertumbuhan ini. Rekomendasi: Ingatkan semua kelompok untuk mewaspadai potensi berusaha menampilkan kinerja yang baik di hadapan Tuhan. Kesadaran ini dimaksudkan untuk membantu kita makin dan makin menyadari lagi bagaimana Tuhan ingin memakai kita. 

Tutup Aktivasi ini dengan mendoakan orang-orang yang secara khusus Tuhan tunjukkan dalam “Yerusalem” setiap orang.